News Update :
Blog ini doFollow Loh !

Membuat Efect Zoom Dengan CSS | Tanpa Script

Membuat Efect Zoom Dengan CSS | Tanpa Script
Kembali lagi ke bahasan tentang CSS, Pada posting-posting sebelumnya kita sudah tahu persis beberapa kemudahan yang bisa kita lakukan dengan CSS. Yaitu kita bisa menentukan jarak, posisi dan lebar dari suatu area. Tapi sebenarnya kegunaan CSS ini tidak hanya sampai disitu saja. Dengan CSS ini kita juga bisa membuat suatu efek-efek style tertentu pada suatu konten. Salah satunya adalah yang akan kita bahas di postingan ini. Yaitu Membuat Efect Zoom Dengan CSS.

Efek zoom atau membuat pembesaran ini biasanya digunakan pada gambar. Dan ternyata kehebatan dari CSS ini kita sudah bisa membuat efek zoom ini menjadi kelihatan keren walaupun Tanpa Script. Salah satu Contoh atau Demonya bisa anda lihat di Gambar widget Popular post dibawah atau bagian footer blog ini. Gambar Thumbnail dari widget tersebut akan sedikit membesar jika diletakkan mouse. Atau dengan kata lain efet tersebut akan terjadi dengan Mouse Hover.

Untuk mendapatkan hasil yang seperti itu anda bisa membuatnya dengan cara memberikan CSS seperti ini.



Dari hasil CSS tersebut maka kita akan menghasilkan efek seperti ketika kita meletakkan mouse pada gambar dibawah ini.

Membuat Efect Zoom Dengan CSS | Tanpa Script


Selamat Mencoba..!!!!

Trik Cepat menghilangkan Navbar dan widget bawaan blogger

Salah satu keuntungan dari menggunakan custom template untuk blogger biasanya kita tidak terlalu repot edit sana edit sini dari template yang disediakan. Sebuah custom template juga rata-rata telah dilengkapi dengan berbagai widget dan konten-konten favorite dan disukai oleh para blogger.

Salah satu cirinya lagi adalah telah menghilangnya widget-widget bawaan dari blogger, seperti misalnya navbar bawaan blogger. Tapi tahukah anda jika sebenarnya widget tersebut sebenarnya tidaklah hilang dari template anda. Widget tersebut biasanya hanya disembunyikan oleh designernya.

Coba saja ada masuk ke menu edit html dari dashboard anda. Kemudian cari kode berikut ini.

#navbar atau .navbar

Biasanya kode CSS yang akan mengikuti dari kode tersebut adalah seperti ini:

#navbar {
visibility:hidden;
}
.navbar {
visibility:hidden;
}
#navbar {
display:none
}
.navbar {
display:none
}

Memang betul jika dengan kode tersebut maka Navbar bawaan blogger tersebut akan menjadi hilang atau tersembunyi. Namun bukan berarti navbar bawaan blogger tersebut hilang. Sebagai buktinya adalah jika kita sedikit tahu tentang inspect element atau dilihat dari page sourcenya, sebenarnya widget tersebut masih ada.


Lalu bagaimana caranya agar Navbar dan widget bawaan blogger tersebut benar-benar hilang??
Caranya cukup gampang.

1. Login ke dashboard -> design -> edit html.
2. Cari kode:

 <body>
3. Letakkan kode berikut tepat diatasnya.
<script type="text/javascript">
<![CDATA[
<!--/*<body>*/-->
]]>
</script>
4. Save Template.
Maka kita akan ada pemberitahuan seperti ini. Klik saja hapus atau delete widgets.

Maka widget-widget bawaan dari blogger tersebut akan benar-benar hilang termasuk juga widget bawaan lainnya seperti tanda obeng atau quick edit dan lain sebagainya.

Tambahan:
Jika kita ingin memunculkan kembali widget tersebut, maka kita tinggal hapus kode tersebut. Gampangkan??

Kode Script dan Cara Memasang Recent Post By Label Di Blogspot

Kode Script dan Cara Memasang Recent Post By Label Di Blogspot
Sebenarnya Cara Memasang Recent Post ini sudah banyak dibahas oleh para master blogger. Namun biasanya dan kebanyakan yang dibahas hanya bisa menampilkan artikel-artikel yang disortir berdasarkan postingan terakhir yang diterbitkan.

Nah, Pada postingan kali ini kita akan coba membahas yang sedikit berbeda. Yaitu Bagaimana Cara menampilkan postingan-postingan terakhir tersebut diurutkan berdasarkan label. Hal ini akan sangat berguna buat kita jika blog yang ingin kita tulis berupa Blog berita. Seperti yang kita ketahui bersama biasanya blog atau web yang berupa berita ini biasanya menggunakan design seperti halnya Magazine atau Majalah.

Perbedaan template ini biasanya dilengkapi dengan kolom yang banyak agar kita bisa memasang widget yang juga tidak sedikit. Dimana nantinya setiap widget ini mempunyai fungsi untuk menampilkan artikel-artikel terdahulu yang di shortir berdasarkan label dari postingan.

Berikut ini adalah fungsi yang bisa kita manfaatkan dengan Memasang Script Recent Post By Label ini.

1. Recent Post By Label Hanya Judul Postingan.
2. Recent Post By Label Judul dan Gambar Postingan.
3. Recent Post By Label Judul, Gambar dan Jumlah Komentar Postingan.
4. Recent Post By Label Judul, Gambar dan Tanggal Postingan.
5. Recent Post By Label Judul, Gambar, Jumlah Komentar dan Tanggal Postingan.
6. Recent Post By Label Judul, Gambar, Jumlah Komentar, Tanggal Postingan dan Baca Selengkapnya.

Cara pemasangannya.
1. Masuk ke Dashboard -> Design -> Edit Html.
2. Cari kode </head>
Kemudian letakkan kode berikut diatasnya.



4. Save Template.
5. Kembali ke Dashboard -> Design -> Add Element -> HTML/JavaScript.
<script type="text/javascript">
var numposts = 4;
var showpostthumbnails = false;
var displaymore = false;
var displayseparator = false;
var showcommentnum =   true ;
var showpostdate = true;
var showpostsummary =  true ;
var numchars = 340;
</script>

<script src="/feeds/posts/default/-/LabelPost?orderby=published&amp;alt=json-in-script&amp;callback=labelthumbs" type="text/javascript"></script>
Keterangan kode:

1. var numposts = 4;  = jumlah Postingan yang ingin ditampilkan
2. var showpostthumbnails = false; = Kode Menampilkan gambar
3. var displaymore = false;  Kode Menampilkan tulisan read more
4. var showpostdate = true; = Kode Menampilkan tanggal posting
5. var showcommentnum =   true ; Kode Menampilkan Jumlah Komentar Postingan
6. var showpostsummary =  true ; Kode Menampilkan sebagian isi Postingan
7. var numchars = 340; Panjang karakter isi postingan yang ditampilkan
8. var displayseparator = false; Kode Untuk memberikan Pembatas setiap tampilan
Ganti false (kode warna merah) dengan  true (kode warna biru) untuk menampilkan, demikian juga sebaliknya.
<script src="/feeds/posts/default/-/LabelPost?orderby=published&amp;alt=json-in-script&amp;callback=labelthumbs" type="text/javascript">

Ganti LabelPost (kode warna cokelat) Dengan Label yang ingin ditampilkan. Jika label tersebut menggunakan spasi, maka ganti kode spasi dengan %20.
Contoh Label = Belajar Blog maka untuk penulisannya harus dengan format seperti ini:
<script src="/feeds/posts/default/-/Belajar%20Blog?orderby=published&amp;alt=json-in-script&amp;callback=labelthumbs" type="text/javascript">
Tambahan:
Kode ini juga bisa dipakai untuk memanggil feed post blog kita yang lain. Caranya adalah cukup dengan menambahkan URL BLOG dan Label yang ingin ditampilkan.

Contoh:
<script src="http://URL-BLOG-ANDA/feeds/posts/default/-/Belajar%20Blog?orderby=published&amp;alt=json-in-script&amp;callback=labelthumbs" type="text/javascript">

Cara membuat Popular Post dengan Thumbnail Horizontal

Cara membuat Popular Post dengan Thumbnail Horizontal
Postingan kali ini masih berhubungan dengan beberapa posting sebelumnya. Yaitu masih seputar CSS dan Inspect Element.

Seperti diketahui bersama, dari bawaan blogger sendiri sudah tersedia widget Popular Post sendiri. Tapi kelemahannya, Widget tersebut sudah mempunyai pengaturan default dan hanya tersedia dalam bentuk vertikal, sehingga bentuk dari widget tersebut terlihat monoton dan agak membosankan jika dilihat. Dan yang pasti, jika kita ingin menampilkan Popular Post dengan Thumbnail yang maksimal, posisi yang cocok untuk tempat peletakannya hanya dibagian sidebar saja.

Oleh sebab itu maka saya coba sedikit melakukan uji coba agar widget popular post dengan Thumbnail tersebut bisa dipasang dibagian footer dan dengan posisi horizontal. Demonya ya bisa langsung dilihat di bagian footer blog ini.

Tapi itu juga masih banyak kekurangan. Soalnya untuk postingan yang tidak disertai gambar maka akan terlihat kosong. Ada yang bisa bantu gak ya??

Berikut ini adalah langkah-langkah Untuk Cara membuat Popular Post dengan Thumbnail Horizontal ini,

1. Login ke Dashboard blogger -> Design -> Edit Html. Atau Jika menggunakan fitur yang bahasa indonesia Beranda -> Rancangan -> Edit Html.
2. Cari kode ]]</b:skin>

Kemudian letakkan kode CSS berikut ini di atasnya.

#content-footer{
width:100%;
clear:both
}
#content-footer h2{
color: #333;
text-transform: none;
font-family:  Georgia;
font-size: 16px;
font-weight: 700;
margin-bottom: 0px;
padding: 5px 15px;
}

.bottom-content .PopularPosts ul {
padding: 0;
margin: 0px;
background: #FFF;
overflow:hidden;
}
.bottom-content .PopularPosts ul li {
width: 82px;
padding: 0; margin:0 7px 0;
border: none;
float: left;
list-style: none;
line-height: 1em;
}
.bottom-content .PopularPosts {
background: none!important;
}
.bottom-content .PopularPosts .item-thumbnail img {
width:82px;
height:105px;
padding:0;
}
.bottom-content .PopularPosts .item-title {
padding: 5px 0;
margin:0px 0 10px;
font:bold 11px Georgia;
border-bottom: 1px solid #861519;
clear:both; height: 37px;
overflow: hidden; text-align: center;
}
.bottom-content .PopularPosts .item-title a {
color:#25c;
}
.bottom-content .PopularPosts .item-snippet {
margin:10px 0;
color:#4f4f4f;
}
.bottom-content .section{
margin: 0 5px;
}

3. Berhubung pada template ini widget popular post saya pasang di atas footer maka yang selanjutnya adalah Cari Kode:

<div id="footer-wrapper">

Atau sejenisnya, Kemudian letakkan kode berikut diatasnya.

<div id='content-footer'>
<b:section class='bottom-content' id='widget-footer'>
<b:widget id='PopularPosts1' locked='false' title='Entri Populer' type='PopularPosts'/>
</b:section>
</div>
Untuk pencarian id atau class dari suatu widget ini bisa dibaca dipostingan ini.

4. Save Template.

Jika tidak ada masalah, maka hasilnya kira-kira akan seperti widget popular post dibagian bawah blog ini.

Semoga Bermanfaat..!!

Cara Mengetahui id dan class dari suatu widget atau kolom

Cara Mengetahui id dan class dari suatu widget atau kolom
Seperti yang kita ketahui bersama, setiap template merupakan sekumpulan dari kolom-kolom. Dimana setiap widget atau kolom atau juga konten area pasti memiliki id tersendiri. Id ini merupakan nama dari widget tersebut seperti halnya header, sidebar, footer dan lain sebagainya. Untuk si pembuat atau designer template tersebut pasti tidak sulit untuk mengubah suatu area baik itu lebar, tinggi posisi dan lain sebagainya dari template tersebut. Namun berbeda halnya dengan kita yang hanya bisa memakai alias menikmati hasilnya.

Nah, permasalahannya disini adalah ketika ada sesuatu yang terlihat agak janggal, kemudian kita ingin memperbaiki dengan mengedit kode CSS-nya, atau kita ingin menambahkan suatu area disekitarnya, maka kita mau atau tidak mau kita harus tahu terlebih dahulu id dari kolom widget yang kita rubah. Id ini sendiri haruslah bersifat unik alias tidak boleh sama. Jadi tidak semua widget itu memiliki nama yang sama. Sehingga ketika sebuah template ini didesign, terutama template yang memiliki banyak kolom maka akan semakin banyak pula id-id yang akan diberikan oleh si designer.

Sebagai contoh misalnya sebuah template yang mempunyai 2 kolom sidebar, maka si designer ini pasti akan memberikan id tersendiri dari masing area. Pemberian id ini tidak ada ketentuannya. Id Sidebar tersebut bisa saja sidebar pertama diberi nama dengan sidebar-left dan sidebar kedua diberikan id sidebar-right, atau sidebar1 dan sidebar2, atau id-id yang lain misalnya yang satu id-nya sidebar-left, tapi sidebar yang kedua diberikan id kolom-tambahan.

Agar kita bisa mengetahui id dari suatu widget ini caranya sangat gampang. Kita tidak perlu memeriksa dan mengeditnya satu persatu. Caranya adalah kita cukup menggunakan fasilitas inspect element. Jika belum tahu tentang inspect element ini, silakan baca terlebih dahulu postingan tentang inspect element disini.

Disini saya juga akan coba memberikan satu contoh kecil. Saya akan contohkan bagaimana saya melihat id salah satu kolom yang ada di blog ngalor-ngidul ini langsung.

1. Pertama letakkan mouse pada widget yang ingin kita ketahui id-nya, sebagai contoh disini saya akan melihat id-id dari widget slider yang ada di homepage blog ini.
2. Klik kanan pada browser. Saya sendiri disini menggunakan browser google chrome. Jadi Kalau mau hasilnya sama, maka saya sarankan anda juga menggunakan google chrome.
3. Pilih inspect element sehingga kita akan mendapatkan hasil seperti dibawah ini. Jika kurang jelas klik saja gambarnya.


4. Sekarang coba kalian perhatikan bagian yang saya lingkari dengan garis merah tebal. Disitu kita bisa lihat ada banyak sekali kode source dan/atau kode HTML dari blog ini. Dan disetiap tag yang berawalan <div> pasti disertai dengan kata id atau class.


Setelah kita tahu mengetahui id dari widget yang ingin kita rubah tersebut maka kita tidak perlu takut melakukan kesalahan dalam mengedit template tersebut. Karena untuk setiap id tersebut juga mempunyai kode CSS-nya sendiri sesuai dengan id-nya. Kode CSS dari id tersebut terdapat pada kolom inspect element disebelah kanan. Kode CSS tersebut juga akan berubah setiap kali kita melakukan inspect element diarea yang berbeda. Untuk melihat apakah widget yang ingin kita edit tersebut sudah benar atau tidak, maka dilayar monitor kita akan suatu tanda seperti yang terlihat di gambar dibawah ini.


Dengan demikian maka untuk pencarian id ini pun selesai. Heheee.....

Cara membuat sudut melengkung dengan CSS

Pada umumnya setiap kali kita membuat sebuah batasan atau garis border pada suatu area, maka hasil yang kita dapatkan pastilah berbentuk persegi. Namun tentu para sobat sekalian pernah melihat ada blog atau website yang memiliki widget content dengan sudut yang kelihatan melengkung atau tumpul.

Nah pada postingan kali ini kita akan membahas sedikit bagaimana caranya agar sudut-sudut ter sebut menjadi melengkung atau menjadi tumpul. Agar bisa langsung mengerti kita akan langsung saja masuk ke metode pembuatannya dan contoh tutorial pembuatannya.

Sebagai contoh anggap saja kita telah memiliki kode HTML dan CSS sebagai berikut:
Kode HTML

Anggap Disini Adalah Content.


Kode CSS
#areaku{
width:600px;
background: #DDD;
color: #222;
border: 2px solid blue;
padding: 10px;
}

Hasil:

Anggap Disini Adalah Content.


Sekarang kita tambahkan sedikit kode CSS dengan format perintah seperti ini.
border-radius: 15px; /*Kode pembuat lengkungan sudut*/
Sehingga kode CSS-nya menjadi seperti ini.
#areaku{
width:600px;
background: #DDD;
color: #222;
border: 2px solid blue;
padding: 10px;
border-radius: 15px; /*Kode pembuat lengkungan sudut*/
}
Maka dengan penambahan kode tersebut kita akan langsung mendapatkan hasil seperti dibawah ini.


Anggap Disini Adalah Content.


Seperti yang kita lihat, maka kita langsung mendapatkan hasil dengan lengkungan yang sama disetiap sudut. Seperti halnya dalam pembuatan border, maka pembuatan lengkungan pada sudut border ini juga bisa dilakukan secara individu. Secara individu rumus untuk pembuatan border radius ini juga bisa kita lakukan seperti ini.
- border-top-left-radius: 15px; = /*digunakan jika kita hanya ingin membuat lengkungan pada sudut kiri atas.*/
- border-top-right-radius: 15px; = /*digunakan jika kita hanya ingin membuat lengkungan pada sudut kanan atas.*/
- border-bottom-right-radius: 15px; = /*digunakan jika kita hanya ingin membuat lengkungan pada sudut kanan bawah.*/
- border-bottom-left-radius: 15px; = /*digunakan jika kita hanya ingin membuat lengkungan pada sudut kiri bawah.*/

Selain itu perintah ini juga bisa dilakukan dengan perintah singkat. Hal ini bisa kita lakukan dengan perintah seperti ini.


1. Border-radius: 15px 0px;
Dengan perintah tersebut hasilnya sama dengan perintah individu:

- border-top-left-radius: 15px;
- border-top-right-radius: 0px;
- border-bottom-right-radius: 15px;
- border-bottom-left-radius: 0px;
2. Border-radius: 0px 15px;
Dengan perintah tersebut hasilnya sama dengan perintah individu:

- border-top-left-radius: 0px;
- border-top-right-radius: 15px;
- border-bottom-right-radius: 0px;
- border-bottom-left-radius: 15px;
3. Border-radius: 15px 15px 0px;
Dengan perintah tersebut hasilnya sama dengan perintah individu:

- border-top-left-radius: 15px;
- border-top-right-radius: 15px;
- border-bottom-right-radius: 0px;
- border-bottom-left-radius: 15px;
4. Border-radius: 0 15px 15px;
Dengan perintah tersebut hasilnya sama dengan perintah individu:

- border-top-left-radius: 0px;
- border-top-right-radius: 15px;
- border-bottom-right-radius: 15px;
- border-bottom-left-radius: 15px;
5. Border-radius: 15px 0 15px;
Dengan perintah tersebut hasilnya sama dengan perintah individu:

- border-top-left-radius: 15px;
- border-top-right-radius: 0px;
- border-bottom-right-radius: 15px;
- border-bottom-left-radius: 0px;

6. Border-radius: 0px 0 15px;
Dengan perintah tersebut hasilnya sama dengan perintah individu:

- border-top-left-radius: 0px;
- border-top-right-radius: 0px;
- border-bottom-right-radius: 15px;
- border-bottom-left-radius: 0px;

7. Border-radius: 15px 0 0 15px;
Dengan perintah tersebut hasilnya sama dengan perintah individu:

- border-top-left-radius: 0px;
- border-top-right-radius: 15px;
- border-bottom-right-radius: 15px;
- border-bottom-left-radius: 0px;

8. Border-radius: 0 15px 15px 0;
Dengan perintah tersebut hasilnya sama dengan perintah individu:

border-top-left-radius: 15px;
border-top-right-radius: 0px;
border-bottom-right-radius: 0;
border-bottom-left-radius: 15px;
Dan Lain Sebagainya........

Cara Membuat Teks bayangan dan Text 3D

Cara Membuat Teks bayangan dan Text 3D
Pada posting sebelumnya, kita sudah membahas tentang Cara membuat efek bayangan atau Box Shadow. Nah, pada postingan kali ini kita akan coba membahas Cara Membuat Teks bayangan dan Text 3D. Untuk Cara membuat teks bayangan ini proses dan cara kerjanya sama persis dengan membuat efek bayangan atau Box Shadow. Jadi kalau belum membaca postingannya silakan baca dulu posting sebelumnya.

Dalam design blog atau website, pemakaian teks dengan bayangan ini sendiri agak jarang dipakai, karena jika terlalu berlebihan maka bukannya website atau blog menjadi semakin bagus, tapi malah menjadi sulit untuk dibaca. Yang paling sering dipakai paling hanya efek bayangan kecil seperti yang dipakai diblog ini.

Untuk sedikit contohnya kalian bisa lihat perbedaannya di bawah ini.

#teks-bayangan{background: #666;  
border:3px ridge #FFF;
padding: 15px;
margin-top: 10px;
font-size: 18px;
color: #111;
text-align:center;
box-shadow: 0 0 10px red;
}
Hasil sebelum kode bayangan/shadow

Sekarang kita tambahkan sedikit kode dari teks-shadownya.
text-shadow: 2px 2px 0 red;

Hasil CSS setelah ditambah kode bayangannya yang kita dapatkan kira-kira seperti ini.
#teks-bayangan{
background: #666;
border:3px ridge #FFF;
padding: 15px;
margin-top: 10px;
font-size: 18px;
color: #111;
text-align:center;
box-shadow: 0 0 10px red; /*--code box bayangan--*/
text-shadow: 2px 2px 0 red; /*--code teks bayangan--*/
}

Hasil Setelah Penambahan kode bayangan/shadow

Untuk melihat atau membuat contoh yang lain silakan coba rubah angka-angka tersebut sesuka hati kalian.

2. Cara pembuatan efek bayangan ganda atau lebih.
Untuk cara pembuatan bayangan efek ganda atau lebih ini serta efek bayangan 3D, prinsipnya tetap juga sama dengan pembuatan efek bayangan ganda dicara pembuatan box shadow. Jadi saya hanya memberikan contohnya disini. Untuk pembuatan efek 3D ini kita hanya perlu sedikit kreatif karena untuk pembuatannya kita akan membutuhkan sangat banyak kode bayangannya dan pengaturan posisi serta blurnya.

Berikut ini adalah hasil-hasil kode CSS dan contohnya.
1. Letter Press.

#letter-press{
text-shadow: 0px 1px 1px #fff;
}
Letter Press



2. Text shadow Stereoscopic.
#stereoscopic{
text-shadow: 4px 0 0 blue,-4px 0 0 red;
}
Stereoscopic


3. Neon.

#neon{
text-shadow: 0 0 1px #2ec728, 0 0 3px #2ec728,
0 0 5px #2ec728, 0 0 7px #2ec728, 0 0 9px #2ec728;
}
Neon Teks


4. Efek teks terbakar.

#teks-terbakar{
text-shadow: 0 0 4px #ccc, 0 -5px 4px #ff3,
2px -10px 6px #fd3, -2px -15px 11px #f80,
2px -18px 18px #f20;
}

Efek Teks Terbakar

5. Efek Teks 3D

#teks-3D{text-shadow: 
1px 0px #ccc, 0px 1px #ccc, 2px 1px #ddd,
1px 2px #bbb, 3px 2px #ddd, 2px 3px #bbb,
4px 3px #ddd, 3px 4px #bbb, 5px 4px #ddd,
4px 5px #bbb, 6px 5px #ddd, 5px 6px #bbb,
7px 6px #ddd, 6px 7px #bbb, 8px 7px #ddd,
7px 8px #bbb, 8px 8px #ddd;
}

Teks Efek 3D dengan CSS

Pastikan perpaduan warna pada background dan teks shadow ini adalah warna yang serasi agar terlihat lebih menarik. Semoga bermanfaat...

Cara membuat efek bayangan atau Box Shadow di blog

Cara membuat efek bayangan atau Box Shadow di blog
Setelah sebelumnya kita membahas jenis-jenis border dan cara membuatnya, maka diposting kali ini kita akan coba membahas cara membuat box-shadow atau efect bayangan. Jika teman-teman sering menggunakan image editor atau text editor seperti photoshop atau microsoft office, maka pasti teman-teman sudah tidak asing dengan istilah ini. Tapi disini kita tidak akan menggunakan image editor atau text editor. Tapi kita akan membahas cara pembuatannya dengan menggunakan CSS.

Untuk pembuatan box-shadow ini sendiri meski hanya memakai sedikit kode perintah, tapi kita bukan hanya bisa membuat satu bayangan saja, tetapi kita juga bisa membuat lebih dari satu bayangan ganda atau yang disebut bayangan ganda, bahkan lebih dari 2 bayangan pun bisa kita lakukan. Kodenya sangat sederhana, jadi sangat mudah untuk kita pahami. Kita hanya perlu mengatur koordinat jarak horizontal dan koordinat jarak vertikal serta menentukan warna yang akan kita pakai.

Jika dibuat rumus maka rumusnya kira-kira adalah seperti ini:

{box-shadow: (koordinat X) (koordinat Y) (radius blur) (warna);}
Keterangan:
Koordinat X =  Berfungsi untuk  menspesifikasikan jarak horizontal bayangan. Jika sebuah nilai berisi angka positif (misal: 10px) akan membuat bayangan di sebelah kanan kotak sebesar 10px, sedangkan bernilai negatif (misal: -10px) maka akan memberikan bayangan disebelah kiri.

Koordinat Y =  Berfungsi untuk menspesifikasikan jarak vertikal bayangan. Jika nilai berisi positif (misal: 10px) akan membuat bayangan di bagian bawah kotak, sedangkan nilai negatif (misal:-10px) akan memberikan bayangan disebelah atas.

Radius Blur =  Berfungsi untuk  menspesifikasikan radius dari blur yang dihasilkan. Nilai default adalah 0, yang berarti tidak ada blur. Nilai positif berarti meningkatkan kabur, sedangkan nilai negatif berati menyusutkan bayangannya.

Warna         =  Berfungsi untuk  menspesifikasikan warna bayangan.

1. Efek bayangan Tunggal/Satu bayangan.
Contoh penulisan awal.
{box-shadow: 0 0 10px #red;} 

Cara penggunaan:
Sebagai contoh kita anggap kita sudah memiliki kode HTML seperti ini:
disini adalah konten

Dan kode CSSnya misal seperti ini.
#box-bayangan{
background: #ccc;
padding: 15px;
margin-top: 10px;
font-size: 18px;
color: #111;
}
Hasil yang kita dapatkan dari kode CSS dan HTML tersebut hanya akan terlihat seperti dibawah ini.
Hasil sebelum penambahan kode bayangan/shadow

Sekarang kita tambahkan sedikit kode dari box-shadownya.
box-shadow: 0 0 10px red;
Hasil CSS setelah ditambah kode bayangannya yang kita dapatkan kira-kira seperti ini.
#box-bayangan{
background: #ccc;
border:3px ridge #FFF;
padding: 15px;
margin-top: 10px;
font-size: 18px;
color: #111;
text-align:center;
box-shadow: 0 0 10px red; /*--code bayangan--*/
}

Hasil Setelah Penambahan kode bayangan/shadow

Untuk melihat atau membuat contoh yang lain silakan coba rubah angka-angka tersebut sesuka hati kalian.

2. Cara pembuatan efek bayangan ganda atau lebih.
Untuk cara pembuatan bayangan efek ganda atau lebih ini, prinsipnya tetap sama dengan pembuatan efek satu bayangan. Kita hanya perlu memberikan sedikit tambahan saja. Coba kalian perhatikan perbedaan dua kode dibawah ini.

box-shadow: 0 0 10px red;

box-shadow: 0 0 10px red, 0 0 30px blue;

Pada kode kedua kita hanya menambahkan tanda koma(,) kemudian memberikan tambahan kode bayangan yang baru. Untuk pemberian kode kedua nilai/angka penentu harus lebih besar dari kode yang pertama dan warna yang berbeda pula.

#box-bayangan{
background: #ccc;
border:3px ridge #FFF;
padding: 15px;
margin-top: 10px;
font-size: 18px;
color: #111;
text-align:center;
box-shadow: 0 0 10px red; /*--code bayangan tunggal--*/
}
#box-bayangan{
background: #ccc;
border:3px ridge #FFF;
padding: 15px;
margin-top: 10px;
font-size: 18px;
color: #111;
text-align:center;
box-shadow: 0 0 10px red, 0 0 30px blue; /*--code bayangan ganda--*/
}
Hasil yang akan kita dapatkan adalah seperti dibawah ini.


Hasil penambahan efek bayangan ganda dengan CSS


Hal ini juga berlaku jika kita ingin menambahkan lagi bayangan yang lebih banyak. Siapa tahu kalian suatu saat bisa membuat box-shadow dengan efek pelangi. Kalau saya cuma bisa membuat yang aneka warna aja seperti dibawah ini. Hehe..

Kotak 3D beraneka warna dengan CSS

Untuk posting berikutnya kita akan sedikit membahas tentang hal yang serupa yaitu cara membuat text-shadow dan text 3D

Teks shadow dan teks 3D dengan CSS

Pengertian Border, Padding, Dan Margin Pada CSS

Pengertian Border, Padding, Dan Margin Pada CSS
Jika kita sering menggunakan atau mengetik sesuatu dengan program-program text atau image editor, maka kita pasti sering menggunakan Border, Padding, Dan Margin untuk merapikan tulisan atau pun posisi gambar yang kita buat. Dalam proses design website ataupun template blog juga kita pasti akan menggunakan istilah tersebut.
Border : Adalah garis tepi atau garis pembatas dari komponen.
Padding : Menentukan jarak komponen body atau Ukuran jarak bagian dalam ke border
Margin : Adalah Ukuran jarak bagian luar atau ukuran jarak diluar garis Border

Sebetulnya apa sich border , padding, dan margin itu??
Dan fungsinya apa??
Kapan penggunaanya??

Agar lebih mudah dimengerti maka kita bisa langsung praktek pada gambar dibawah ini. Pada posting kali ini kita akan sedikit menggunakan trik yang saya bahas di posting sebelumnya yaitu tentang Inspect Element. Jika belum baca maka silakan baca dulu postingannya disini.



Kalau sudah membaca dan sedikit mengerti tentang inspect element ini, maka langsung saja kita masuk ke tutorialnya.

1. Letakkan mouse pada gambar -> klik kanan -> Pilih Inspect Element.


Pada bagian yang saya lingkari dengan warna merah kalian sudah bisa melihat kode CSSnya. Namun karena kita hanya ingin melihat fungsi dari Border, Padding, Dan Margin, maka kita tidak langsung mengetikkan kode secara langsung. Oleh sebab itu maka:

2. Klik satu kali pada tulisan Style sehingga bagian tersebut tertutup kemudian klik pada bagian metrics sehingga kita akan mendapatkan seperti dibawah ini.

3. Disitu sudah ada keterangan tentang dimana posisi border, padding dan marginnya sehingga kita tinggal rubah angka-angkanya saja. Sekarang kalian isi/rubah saja angka-angka tersebut sesuai selera kalian. Caranya klik saja pada bagian tanda - atau angka-angka yang ada.

Sebagai contoh:
Pada kolom margin ganti semua tanda - dengan angka 3, 5, 7, atau 30.
Pada kolom border ganti angka 3 juga ganti dengan angka yang sama.
Demikian juga pada kolom padding, ganti semua angka 2 dengan angka sesuai selera kalian.

Waaaaa...
Gambar sama blog ane hancur...
Tenang saja... Kalian ganti seribu kali pun setelah di refresh blognya akan kembali normal kok. Karena fungsi dari inspect element ini kan hanya agar kita lebih mudah melihat hasil preview yang kita inginkan.
Heheee...

Nah..
Gampang bukan??
Kalau kalian suka dengan artikel-artikel blog ini atau mau tahu cara-cara mudah dalam belajar design blog lebih lanjut, kalian tunggu saja postingan berikutnya... Kalian bisa mendapatkan kabar atau posting terbarunya lewat email kalian. Gratis kok. Tinggal masukkan saja email kalian di bagian subcriber di samping.

Cara membuat dan membagi Kolom dengan CSS di blogspot

Setelah tahu sedikit bagian-bagian blog dan cara agar lebih mudah melihat hasil design yang kita lakukan, sekarang kita akan mulai belajar mengotak-atik alias mendesign template blog sendiri. Pada dasarnya semua website ataupun blog adalah sekumpulan table atau kolom. Oleh sebab itu, hal yang paling awal yang akan kita pelajari adalah Cara membuat dan membagi sebuah kolom.

Langsung saja kita coba ke contoh-contohnya.

Cara Pembuatan/Menambah 1 kolom dibawah header.
Untuk pembuatan 1 kolom ini sangatlah mudah. Bahkan kita bisa saja membuatnya tanpa code CSS sama sekali. Misalkan kita ingin membuat 1 kolom dibawah header maka pertama kita tinggal cari kode yang mirip seperti ini:
<div id='header-wrapper'>
<b:section class='header'id='header'maxwidget="1'showaddelement="no">
<b:widget id='header1'locked='true'title='nama blog sobat(header)'
type='header'/>
</b:section>
</div>
Kemudian kita tinggal membuat atau menambahkan sedikit kode HTML seperti dibawah ini.
<div id="kolom-baru">
<b:section class='header' id='kolom-baru' preferred='yes'/>
</div>

Namun tentu saja hasilnya kadang kurang sesuai dengan yang kita inginkan. Misalkan kita ingin kolom tersebut mempunyai border tipis warna hitam. Maka kita yang selanjutnya cari kode ]]></b:skin> dan letakkan kode CSS seperti ini.

#kolom-baru{
border: solid 1px black; /*--Warna Border--*/
width:100%; /*--lebar kolom baru--*/
}

Cara Pembuatan/Menambah/membagi kolom dibawah header.
Berbeda halnya dengan pembuatan 2 kolom atau lebih. Untuk pembuatannya maka kita harus membuat dan menentukan ukuran lebar bahkan terkadang tinggi dari kolom yang ingin kita bagi. Untuk ukuran penentu lebar atau tinggi ini kita bisa menggunakan ukuran %, Pixel, em, atau yang lain.

Pertama kita buat kode HTML nya terlebih dahulu. Tempat peletakannya sama dengan pembuatan 1 kolom.
<div id='kolom-baru'>
<div id='kolom-baru1'>
<b:section class='kolom-baru1' id='kolom-baru1' preferred='yes'/>
</div>
<div id='kolom-baru2'>
<b:section class='kolom-baru2' id='kolom-baru2' preferred='yes'/>
</div>
</div>

Kemudian tambahkan juga kode CSS nya
#kolom-baru{
border: solid 1px black; /*--Warna Border--*/
width:100%; /*--lebar kolom baru--*/

#kolom-baru1{
width: 49%; /*--lebar kolom baru1--*/
float: left;
}
#kolom-baru2{
width: 49%; /*--lebar kolom baru2--*/
float: right;
}

Demikian juga dengan pembagian kolom menjadi 3 dan 4 atau bahkan 5 kolom. Yang paling utama adalah menentukan lebar atau tinggi area yang ingin kita bagi. Hal ini juga berlaku sama dengan jika kita ingin membuat/menambah/membagi kolom di yang lain. Entah itu diatas header, dibawah header, di atas footer, atau pun yang lain.

Dan ingat..!!! Setiap browser itu memiliki sifat atau kemampuan yang berbeda dalam pembacaan kode. Perbedaan 1px saja bisa menyebabkan blog yang terlihat rapi di google chrome, tapi bisa saja terlihat hancur di mozilla firefox. Oleh sebab itu, selalu cek hasil akhirnya dan pastikan tidak ada masalah walau diakses lewat browser manapun.

 
Chenkgelate - All right reserved
Chenkgelate dot com | Personal Blogging Free Sharing Inform
© Template by :Idblogportal 2011 - 2012
Copyright © 2011 - 2012 Tanah Baru - All rights reserved